Masjid yang menanti Anda ...

PEMBANGUNAN MASJID & PESANTREN

Masjid dan pesantren 2010 Masjid di Jurang jero, Sadan, Kebumen, Jawa Tengah Masjid diKemalang, Klaten, Jawa Tengah Masjid di Jurug, Pan...

Hukum Mengucapkan Selamat Tahun Baru

Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat | Rumaysho.Com

selamat_tahun_baruKomisi Fatwa Saudi Arabia, Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’ ditanya,

“Apakah boleh mengucapkan selamat tahun baru Masehi pada non muslim, atau selamat tahun baru Hijriyah atau selamat Maulid Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam? ”

Al Lajnah Ad Daimah menjawab,

لا تجوز التهنئة بهذه المناسبات ؛ لأن الاحتفاء بها غير مشروع

Tidak boleh mengucapkan selamat pada perayaan semacam itu karena perayaan tersebut adalah perayaan yang tidak masyru’ (tidak disyari’atkan).”

Wa billahit taufiq, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘alihi wa shohbihi wa sallam.

Yang menandatangani fatwa ini:

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah Alu Syaikh selaku ketua; Syaikh ‘Abdullah bin Ghudayan, Syaikh Sholih Al Fauzan, Syaikh Bakr Abu Zaid selaku anggota.

[Soal pertama dari Fatwa no. 20795][1]

Baca "10 kerusakan perayaan tahun baru masehi" di sini.

www.rumaysho.com

14th Muharram 1432 H, Riyadh KSA

Muhammad Abduh Tuasikal



[1] Lihat di web Al Lajnah Ad Daimah di sini: http://alifta.net/Fatawa/FatawaChapters.aspx?View=Page&PageID=151&PageNo=1&BookID=12

Hukum Mengucapkan Selamat Tahun Baru

Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat | Rumaysho.Com

selamat_tahun_baruKomisi Fatwa Saudi Arabia, Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’ ditanya,

“Apakah boleh mengucapkan selamat tahun baru Masehi pada non muslim, atau selamat tahun baru Hijriyah atau selamat Maulid Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam? ”

Al Lajnah Ad Daimah menjawab,

لا تجوز التهنئة بهذه المناسبات ؛ لأن الاحتفاء بها غير مشروع

Tidak boleh mengucapkan selamat pada perayaan semacam itu karena perayaan tersebut adalah perayaan yang tidak masyru’ (tidak disyari’atkan).”

Wa billahit taufiq, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘alihi wa shohbihi wa sallam.

Yang menandatangani fatwa ini:

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah Alu Syaikh selaku ketua; Syaikh ‘Abdullah bin Ghudayan, Syaikh Sholih Al Fauzan, Syaikh Bakr Abu Zaid selaku anggota.

[Soal pertama dari Fatwa no. 20795][1]

Baca "10 kerusakan perayaan tahun baru masehi" di sini.

www.rumaysho.com

14th Muharram 1432 H, Riyadh KSA

Muhammad Abduh Tuasikal



[1] Lihat di web Al Lajnah Ad Daimah di sini: http://alifta.net/Fatawa/FatawaChapters.aspx?View=Page&PageID=151&PageNo=1&BookID=12