Masjid yang menanti Anda ...

PEMBANGUNAN MASJID & PESANTREN

Masjid dan pesantren 2010 Masjid di Jurang jero, Sadan, Kebumen, Jawa Tengah Masjid diKemalang, Klaten, Jawa Tengah Masjid di Jurug, Pan...

An Amazing Story – Trust in Allah

http://abdurrahmanorg.wordpress.com
Quantcast

Al Haafidh ibn Rajab mentioned in the commentary of the tabiqaat of Al Hanaabila (196/1) in the biography of Al Qaadi Abi Bakr Muhammad Abdul Al Baaqi Al Bazzaz who died in the year 535 from the migration of the Messenger of ALLAH, peace and blessing be upon him. Sheik Saalih Abu Al Qaasim Al Khazaz Al Bagdadi said, “I heard Al Qaadi Abi Bakr Muhammad Abdul Al Baaqi Al Bazzaz Al Ansaari say”…
Al Hafidh bin Rajab menyebutkan dalam komentar tabiqaat Al Hanaabila (196 / 1) dalam biografi Al Qadhi Abi Bakar Muhammad Abdul Al Baaqi Al Bazzaz yang meninggal pada tahun 535 setelah hijrah Rasul ALLAH , Shalallohu'alaihi wassalam. Syekh Saalih Abu Al Qaasim Al Khazaz Al Bagdadi berkata, "Aku mendengar Al Qadhi Abi Bakar Muhammad Abdul Al Baaqi Al Bazzaz Al Ansaari mengatakan" ...
I used to live in the vicinity of Mecca, may ALLAH the Exalted protect it, so one day I was stricken with severe hunger and I did not find anything to fight against this hunger. So I found a bag made from silk, tied with a tassel that was also made from silk, so I grabbed it and took it to my house. When I unfasten it I found in it a necklace made from pearl such that I had not seen the like of it before. So when I exited my house I saw an old man that was seeking this bag. With him was a torn rag containing five hundred dinar and he was saying, “This is for the one who returns to me the bag containing the pearls.” So I said, “I am in need, I am hungry, so I will take this money and benefit from it and return to him the bag”. So I said to him, “Come to me”, so I took him and brought him to my home. So he gave me the description of the bag, and the description of the tassel, and the description of the pearls along with their number, and the description of the thread that fasten it. So I removed it from the bag and gave it to him, so he gave me the five hundred dinar, but I did not take it. Then I said to him, “It is incumbent upon me to return this to you and I will not take any reward for it.” He said to me, “You must take it”, and he persisted in this, but I would not take it from him so he left me and went about his way.
Aku dulu tinggal di sekitar Mekkah, semoga ALLAH Ta'ala melindunginya, suatu hari saya mengalami kelaparan yang parah dan aku tidak menemukan apa pun untuk memerangi kelaparan ini. Maka saya menemukan sebuah tas yang terbuat dari sutera, diikat dengan rumbai yang juga terbuat dari sutra, jadi aku mengambilnya dan membawanya ke rumah saya. Ketika saya membuka tas itu saya menemukan di dalamnya sebuah kalung terbuat dari mutiara yang belum pernah aku lihat semisal ini sebelumnya. Lalu, ketika saya keluar rumah, saya melihat seorang lelaki tua yang sedang mencari tas ini. Dia membawa seikat kain usang berisi lima ratus dinar dan ia berkata, "Ini untuk orang yang mengembalikan kepada saya tas berisi mutiara" Maka saya berkata (dalam hati), "Saya orang yang membutuhkan..., aku lapar, jadi saya akan mengambil uang ini dan imbalan darinya dan mengembalikan tas itu  kepadanya ". Jadi aku berkata kepadanya, "Kemari bersamaku", jadi aku mengajak dia dan membawanya ke rumahku. Lalu dia memberitahu saya gambaran tas, dan deskripsi rumbai, dan deskripsi dari mutiara bersama dengan jumlahnya, serta gambaran benang yang mengikatnya. Kemudian aku mengambil tas itu dan memberikannya, maka dia memberi saya lima ratus dinar, tetapi aku tidak mengambilnya. Lalu aku berkata kepadanya, "Adalah kewajiban saya untuk mengembalikan tas ini kepada Anda dan saya tidak akan mengambil hadiah apapun untuk itu" Dia berkata padaku, "Anda harus menerimanya.", Dan ia tetap memaksa, tapi aku tidak mengambilnya dari dia, maka dia meninggalkanku dan pergi ke jalan.
As for me, I didn’t have anything so I left Mecca and began sailing in the sea. So the ship tore apart and everyone aboard it drowned and their wealth was destroyed. I was saved by holding onto a piece of the ship. So I remained for a time period in the sea not knowing where I was going. I then arrived at an island that was inhabited by people. I sat in some of the masjids and the people heard me reading, and there did not remain anyone on the island except that he came to me and said, “Teach me the Koran”, so I acquired from the people a lot of wealth. Then I saw in the masjid some paper from a Mushaf, so I took it and began to read it.
Sedangkan diriku, aku tidak memiliki sesuatupun maka aku tinggalkan Mekkah dan mulai berlayar di laut. Maka kapal itu pecah dan semua orang tenggelam dan harta mereka hancur. Aku diselamatkan dengan (sebab) berpegangan pada sebuah potongan kapal. Maka aku (terdampar) selama beberapa waktu di lautan tanpa tahu kemana akan pergi. Kemudian aku tiba di sebuah pulau yang telah didiami orang. Aku duduk di sebuah masjid dan orang-orang mendengar saya membaca, dan di sana tidak ada seorangpun di pulau kecuali  ia datang kepadaku dan berkata, "Ajarkan saya" Alquran, jadi aku memperoleh dari orang-orang banyak benda. Lalu aku melihat Al Qura'an di masjid beberapa dari Mushaf, jadi aku mengambilnya dan mulai membacanya.
They said to me, “Do you have good handwriting?” I said yes. So they said, “Teach me handwriting”. So they came to me with their children from amongst the small kids and the young men and I used to teach them. I acquired from this also, a lot of wealth.
Mereka berkata padaku, "Apakah Anda memiliki tulisan tangan yang baik" kataku ya. Maka mereka berkata, "Ajari aku menulis".  Jadi mereka datang kepadaku bersama anak-anak mereka mulai dari anak-anak kecil dan anak-anak muda dan saya dimanfaatkan untuk mengajar mereka. Aku juga memperoleh dari hal ini banyak barang.
After this they said to me, “We have a young orphan girl who has some things from the dunya, (worldly wealth) we would like for you to marry her.  I refused, but they said, “It is a must!” And they made this incumbent upon me, so I agreed. After they married her to me, I turned my glance toward her and I found that exact same necklace hanging around her neck! At this time I did not busy myself with anything except staring at this necklace. So they said to me, “Oh Sheik! You have broken this young orphan girl’s heart by looking at this necklace, and you have not even looked at her. So I relayed to them the story of the necklace. So they screamed and yelled out, “There is no deity worthy of worship except ALLAH, ALLAHU AKBAR, until it reached everyone on the island. So I said, “What is with you?” They said, “The old man that took the necklace from you is the father of this young girl.” He used to say, “I have not found in the dunya (world) a Muslim (what is meant here is a trustworthy, kindhearted, one who knows the rights of found property) except the one who returned to me this necklace.” And he used to make dua (supplication) saying, “Oh ALLAH, join me and him together so that I may marry him to my daughter”, and now it has happened. So I remained with her for a time period and I was provided with two sons by her. Then she passed away, so I inherited the necklace, me and my two sons. Then my two sons died, therefore the necklace became mine. So I sold the necklace for one hundred thousand dinar, and the money that you see me with now is what is left over from that money.
Setelah itu mereka berkata padaku, "Kami memiliki seorang gadis yatim piatu yang memiliki beberapa hal dari dunia ini, (kekayaan duniawi) kami ingin Anda menikahinya. Aku menolak, tetapi mereka berkata, "Ini adalah suatu keharusan" Dan mereka mewajibkannya atas diri saya, jadi saya setuju. Setelah mereka menikahkan gadis itu untukku, saya melirik - berbalik ke arahnya dan saya menemukan kalung yang sama persis menggantung di lehernya! Saat ini aku tidak menyibukkan diri dengan apa pun kecuali menatap kalung itu. Jadi mereka berkata padaku, "Oh Sheik! Anda telah mematah hati anak yatim piatu ini dengan melihat kalung ini, dan Anda bahkan belum menatapnya. Jadi Saya sampaikan kepada mereka kisah kalung itu. Jadi, mereka berteriak dan berteriak, "Tidak ada yang berhak disembah kecuali ALLAH, Allahu Akbar, sampai kabar tersebar ke semua orang di pulau itu. Jadi aku berkata, "Ada apa dengan Anda ?" Mereka menjawab, "Orang tua yang mengambil kalung itu dari Anda adalah ayah dari gadis muda ini" Dia selalu berkata, "Aku tidak menemukan seorang muslim di dunia ( dimaksudkan di sini adalah yang dapat dipercaya, baik hati, orang yang mengetahui hak-hak barang temuan) kecuali orang yang mengembalikan kalung ini kepada saya. "Dan dia telah berdoa (permohonan)," Ya ALLAH, gabungkanlah antara saya dan dia sehingga saya bisa menikahkannya dengan putri saya", dan sekarang telah terjadi. Jadi aku tetap bersamanya untuk beberapa lama dan saya diberikan dua putra dengan dia. Lalu ia meninggal, jadi aku mewarisi kalung itu, saya dan dua putraku. Kemudian dua putra saya meninggal, maka kalung itu menjadi milikku. Jadi aku menjual kalung itu untuk seratus ribu dinar, dan uang yang Anda lihat bersama saya sekarang adalah apa yang tersisa dari uang itu.Taken from: http://www.salafitalk.net/st/viewmessages.cfm?Forum=11&Topic=3927

An Amazing Story – Trust in Allah

http://abdurrahmanorg.wordpress.com
Quantcast

Al Haafidh ibn Rajab mentioned in the commentary of the tabiqaat of Al Hanaabila (196/1) in the biography of Al Qaadi Abi Bakr Muhammad Abdul Al Baaqi Al Bazzaz who died in the year 535 from the migration of the Messenger of ALLAH, peace and blessing be upon him. Sheik Saalih Abu Al Qaasim Al Khazaz Al Bagdadi said, “I heard Al Qaadi Abi Bakr Muhammad Abdul Al Baaqi Al Bazzaz Al Ansaari say”…
Al Hafidh bin Rajab menyebutkan dalam komentar tabiqaat Al Hanaabila (196 / 1) dalam biografi Al Qadhi Abi Bakar Muhammad Abdul Al Baaqi Al Bazzaz yang meninggal pada tahun 535 setelah hijrah Rasul ALLAH , Shalallohu'alaihi wassalam. Syekh Saalih Abu Al Qaasim Al Khazaz Al Bagdadi berkata, "Aku mendengar Al Qadhi Abi Bakar Muhammad Abdul Al Baaqi Al Bazzaz Al Ansaari mengatakan" ...
I used to live in the vicinity of Mecca, may ALLAH the Exalted protect it, so one day I was stricken with severe hunger and I did not find anything to fight against this hunger. So I found a bag made from silk, tied with a tassel that was also made from silk, so I grabbed it and took it to my house. When I unfasten it I found in it a necklace made from pearl such that I had not seen the like of it before. So when I exited my house I saw an old man that was seeking this bag. With him was a torn rag containing five hundred dinar and he was saying, “This is for the one who returns to me the bag containing the pearls.” So I said, “I am in need, I am hungry, so I will take this money and benefit from it and return to him the bag”. So I said to him, “Come to me”, so I took him and brought him to my home. So he gave me the description of the bag, and the description of the tassel, and the description of the pearls along with their number, and the description of the thread that fasten it. So I removed it from the bag and gave it to him, so he gave me the five hundred dinar, but I did not take it. Then I said to him, “It is incumbent upon me to return this to you and I will not take any reward for it.” He said to me, “You must take it”, and he persisted in this, but I would not take it from him so he left me and went about his way.
Aku dulu tinggal di sekitar Mekkah, semoga ALLAH Ta'ala melindunginya, suatu hari saya mengalami kelaparan yang parah dan aku tidak menemukan apa pun untuk memerangi kelaparan ini. Maka saya menemukan sebuah tas yang terbuat dari sutera, diikat dengan rumbai yang juga terbuat dari sutra, jadi aku mengambilnya dan membawanya ke rumah saya. Ketika saya membuka tas itu saya menemukan di dalamnya sebuah kalung terbuat dari mutiara yang belum pernah aku lihat semisal ini sebelumnya. Lalu, ketika saya keluar rumah, saya melihat seorang lelaki tua yang sedang mencari tas ini. Dia membawa seikat kain usang berisi lima ratus dinar dan ia berkata, "Ini untuk orang yang mengembalikan kepada saya tas berisi mutiara" Maka saya berkata (dalam hati), "Saya orang yang membutuhkan..., aku lapar, jadi saya akan mengambil uang ini dan imbalan darinya dan mengembalikan tas itu  kepadanya ". Jadi aku berkata kepadanya, "Kemari bersamaku", jadi aku mengajak dia dan membawanya ke rumahku. Lalu dia memberitahu saya gambaran tas, dan deskripsi rumbai, dan deskripsi dari mutiara bersama dengan jumlahnya, serta gambaran benang yang mengikatnya. Kemudian aku mengambil tas itu dan memberikannya, maka dia memberi saya lima ratus dinar, tetapi aku tidak mengambilnya. Lalu aku berkata kepadanya, "Adalah kewajiban saya untuk mengembalikan tas ini kepada Anda dan saya tidak akan mengambil hadiah apapun untuk itu" Dia berkata padaku, "Anda harus menerimanya.", Dan ia tetap memaksa, tapi aku tidak mengambilnya dari dia, maka dia meninggalkanku dan pergi ke jalan.
As for me, I didn’t have anything so I left Mecca and began sailing in the sea. So the ship tore apart and everyone aboard it drowned and their wealth was destroyed. I was saved by holding onto a piece of the ship. So I remained for a time period in the sea not knowing where I was going. I then arrived at an island that was inhabited by people. I sat in some of the masjids and the people heard me reading, and there did not remain anyone on the island except that he came to me and said, “Teach me the Koran”, so I acquired from the people a lot of wealth. Then I saw in the masjid some paper from a Mushaf, so I took it and began to read it.
Sedangkan diriku, aku tidak memiliki sesuatupun maka aku tinggalkan Mekkah dan mulai berlayar di laut. Maka kapal itu pecah dan semua orang tenggelam dan harta mereka hancur. Aku diselamatkan dengan (sebab) berpegangan pada sebuah potongan kapal. Maka aku (terdampar) selama beberapa waktu di lautan tanpa tahu kemana akan pergi. Kemudian aku tiba di sebuah pulau yang telah didiami orang. Aku duduk di sebuah masjid dan orang-orang mendengar saya membaca, dan di sana tidak ada seorangpun di pulau kecuali  ia datang kepadaku dan berkata, "Ajarkan saya" Alquran, jadi aku memperoleh dari orang-orang banyak benda. Lalu aku melihat Al Qura'an di masjid beberapa dari Mushaf, jadi aku mengambilnya dan mulai membacanya.
They said to me, “Do you have good handwriting?” I said yes. So they said, “Teach me handwriting”. So they came to me with their children from amongst the small kids and the young men and I used to teach them. I acquired from this also, a lot of wealth.
Mereka berkata padaku, "Apakah Anda memiliki tulisan tangan yang baik" kataku ya. Maka mereka berkata, "Ajari aku menulis".  Jadi mereka datang kepadaku bersama anak-anak mereka mulai dari anak-anak kecil dan anak-anak muda dan saya dimanfaatkan untuk mengajar mereka. Aku juga memperoleh dari hal ini banyak barang.
After this they said to me, “We have a young orphan girl who has some things from the dunya, (worldly wealth) we would like for you to marry her.  I refused, but they said, “It is a must!” And they made this incumbent upon me, so I agreed. After they married her to me, I turned my glance toward her and I found that exact same necklace hanging around her neck! At this time I did not busy myself with anything except staring at this necklace. So they said to me, “Oh Sheik! You have broken this young orphan girl’s heart by looking at this necklace, and you have not even looked at her. So I relayed to them the story of the necklace. So they screamed and yelled out, “There is no deity worthy of worship except ALLAH, ALLAHU AKBAR, until it reached everyone on the island. So I said, “What is with you?” They said, “The old man that took the necklace from you is the father of this young girl.” He used to say, “I have not found in the dunya (world) a Muslim (what is meant here is a trustworthy, kindhearted, one who knows the rights of found property) except the one who returned to me this necklace.” And he used to make dua (supplication) saying, “Oh ALLAH, join me and him together so that I may marry him to my daughter”, and now it has happened. So I remained with her for a time period and I was provided with two sons by her. Then she passed away, so I inherited the necklace, me and my two sons. Then my two sons died, therefore the necklace became mine. So I sold the necklace for one hundred thousand dinar, and the money that you see me with now is what is left over from that money.
Setelah itu mereka berkata padaku, "Kami memiliki seorang gadis yatim piatu yang memiliki beberapa hal dari dunia ini, (kekayaan duniawi) kami ingin Anda menikahinya. Aku menolak, tetapi mereka berkata, "Ini adalah suatu keharusan" Dan mereka mewajibkannya atas diri saya, jadi saya setuju. Setelah mereka menikahkan gadis itu untukku, saya melirik - berbalik ke arahnya dan saya menemukan kalung yang sama persis menggantung di lehernya! Saat ini aku tidak menyibukkan diri dengan apa pun kecuali menatap kalung itu. Jadi mereka berkata padaku, "Oh Sheik! Anda telah mematah hati anak yatim piatu ini dengan melihat kalung ini, dan Anda bahkan belum menatapnya. Jadi Saya sampaikan kepada mereka kisah kalung itu. Jadi, mereka berteriak dan berteriak, "Tidak ada yang berhak disembah kecuali ALLAH, Allahu Akbar, sampai kabar tersebar ke semua orang di pulau itu. Jadi aku berkata, "Ada apa dengan Anda ?" Mereka menjawab, "Orang tua yang mengambil kalung itu dari Anda adalah ayah dari gadis muda ini" Dia selalu berkata, "Aku tidak menemukan seorang muslim di dunia ( dimaksudkan di sini adalah yang dapat dipercaya, baik hati, orang yang mengetahui hak-hak barang temuan) kecuali orang yang mengembalikan kalung ini kepada saya. "Dan dia telah berdoa (permohonan)," Ya ALLAH, gabungkanlah antara saya dan dia sehingga saya bisa menikahkannya dengan putri saya", dan sekarang telah terjadi. Jadi aku tetap bersamanya untuk beberapa lama dan saya diberikan dua putra dengan dia. Lalu ia meninggal, jadi aku mewarisi kalung itu, saya dan dua putraku. Kemudian dua putra saya meninggal, maka kalung itu menjadi milikku. Jadi aku menjual kalung itu untuk seratus ribu dinar, dan uang yang Anda lihat bersama saya sekarang adalah apa yang tersisa dari uang itu.Taken from: http://www.salafitalk.net/st/viewmessages.cfm?Forum=11&Topic=3927